welcome to the jungle

Minggu, 18 April 2010

tragedi pasca priok


MEDAN - Bentrokan berdarah yang terjadi antara warga dan Satuan Polisi Pamong Praja pada, Rabu (14/4) lalu bukan hanya disesalkan oleh masyarakat dan kalangan lainnya, termasukn juga Satpol PP Kota Medan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Medan, Musaddad, mengakui sangat menyayangkan tragedi berdarah di Priok itu.

“Saya selaku kepala Satpol PP Kota Medan berharap agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Apalagi mayoritasnya kebanyakan umat Islam, padahal Islam tidak mengajarkan adanya kekerasan," katanya, tadi pagi.

Sebenarnya, katanya, tergedi tersebut dapat dicegah, karena sebelumnya juga sudah ada pertemuan-pertemuan yang terjadi antara kedua belah pihak. Namun pertemuan itu tidak mencapai suatu kemupakatan dan akhirnya terjadi pertumpahan darah.

“Harus adanya kerjasama antar pemerintah dengan masyarakat. Biarlah ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan mengambil segala hikmahnya," katanya.

Pada bentrokan itu terdapat tiga orang tewas dari petugas Satpol PP, serta korban luka hingga mencapai 134 orang terdiri dari anggota polisi sebanyak 10 orang, Satpol PP (69 orang) dan warga (55 orang).

dipolulerkan oleh dhikie wildboold

Tidak ada komentar:

Posting Komentar